— Pembinaan atlet bola voli usia sekolah di Jawa Timur mendapat ruang kompetisi yang lebih terstruktur melalui Student Volleyball League (SVL) Indonesia 2026. Ajang ini melibatkan 104 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi atlet.
Seri Jawa Timur Zona Barat yang berlangsung di GOR Wilis, Kota Madiun, pada 17–24 September 2026 diikuti 39 tim, terdiri dari 22 tim putra dan 17 tim putri dari 11 kota dan kabupaten. Para juara Zona Barat akan bertemu kampiun Zona Timur pada babak Championship di Surabaya pada Oktober mendatang.
Selain kompetisi tingkat SMA/sederajat, SVL 2026 juga menghadirkan ekshibisi Junior SVL untuk tingkat SMP. Kompetisi tersebut dilengkapi dengan kegiatan pendukung seperti Dance Competition dan Supporter Competition.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut mengapresiasi keterlibatan industri olahraga dalam pembinaan atlet pelajar. Dukungan tersebut dinilai dapat memberi motivasi bagi siswa untuk mengembangkan potensi non-akademik.
Salah satu dukungan datang dari FIXCH yang menjadi Official Shoe Partner SVL 2026. Keterlibatan industri olahraga dinilai penting untuk mempertemukan pembinaan di tingkat sekolah dengan ekosistem olahraga profesional.
Pembinaan dari level pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan regenerasi atlet, terutama karena kompetisi sekolah dapat menjadi ruang bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus terpantau lebih luas.
Dengan melibatkan puluhan sekolah dan ratusan tim, SVL 2026 menunjukkan bahwa pengembangan bola voli tidak hanya bergantung pada kompetisi profesional, tetapi juga membutuhkan ekosistem pembinaan yang dimulai dari tingkat pendidikan.
Posting Komentar untuk "104 tim ikuti liga pelajar, regenerasi bola voli Jawa Timur mulai diperkuat"