zmedia

Arema FC matangkan 2 sistem permainan, penguasaan bola jadi fokus jelang lawan Bhayangkara

Arema FC memanfaatkan jeda Super League 2026/2027 untuk mematangkan dua sistem permainan sekaligus memperkuat penguasaan bola.

Latihan di Malang menjadi momentum bagi tim untuk meningkatkan kekompakan, organisasi bertahan, serta kemampuan mengendalikan pertandingan sebelum menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan keempat.

Mengapa Arema FC Menyiapkan Dua Sistem Permainan?

Arema FC tidak hanya mengandalkan satu pola permainan dalam persiapan menghadapi lanjutan Super League 2026/2027.

Tim pelatih mencoba dua sistem secara bergantian agar para pemain terbiasa menjalankan instruksi berbeda sesuai kebutuhan pertandingan.

Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas menjelaskan pendekatan tersebut menjadi bagian dari latihan untuk meningkatkan fleksibilitas permainan.

“Kami memiliki dua sistem permainan, jadi kami berganti-ganti di antara keduanya,” ujar asisten pelatih asal Brasil tersebut.

Pergantian sistem dilakukan dalam sesi latihan dengan tetap menempatkan penguasaan bola sebagai salah satu prioritas utama.

Para pemain dituntut memahami peran masing-masing sekaligus tetap mampu menjaga organisasi ketika sistem permainan mengalami perubahan.

Andre menyebut latihan tidak sekadar diarahkan untuk membentuk pola menyerang. Organisasi pertahanan dan kekompakan antarpemain juga menjadi bagian penting dari materi yang diberikan tim pelatih selama jeda kompetisi.

Penguasaan Bola Jadi Sorotan Arema FC

Penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang ingin diperbaiki Arema FC setelah menjalani pertandingan pada pekan sebelumnya.

Andre mengatakan persoalan tersebut sudah dibahas bersama pelatih kepala Marcos Santos setelah pertandingan melawan Persik Kediri.

“Jadi, itulah fokus latihan kami yakni meningkatkan kekompakan, pertahanan, dan penguasaan bola saat kami memegang bola,” kata mantan asisten pelatih Nautico itu.

Marcos Santos saat ini sedang berada di Brasil, tetapi pembahasan mengenai evaluasi permainan tetap menjadi acuan dalam program latihan Arema FC.

Tim pelatih kemudian menerjemahkan evaluasi tersebut ke dalam materi latihan, terutama terkait bagaimana pemain lebih lama menguasai bola dan mengontrol jalannya pertandingan.

Andre menilai kemampuan mempertahankan penguasaan bola penting untuk membuat permainan Arema FC lebih terkontrol.

“Namun kami selalu menekankan dan menjelaskan kepada para pemain betapa pentingnya menguasai bola dan mengendalikan jalannya pertandingan,” ujarnya.

Latihan Gunakan 70 Persen Area Lapangan

Materi latihan Arema FC juga dirancang dengan menggunakan sekitar 70 persen area lapangan.

Ruang latihan tersebut dimanfaatkan untuk mengasah organisasi tim sekaligus memberikan gambaran situasi permainan yang lebih mendekati kondisi pertandingan.

Andre mengatakan fokus utama dalam sesi tersebut tetap berkaitan dengan kekompakan tim dan penerapan sistem permainan.

“Kami fokus memantapkan kekompakan tim serta menerapkan sistem permainan yang akan kami gunakan, baik saat bertahan maupun menyerang. Kami juga sangat menekankan aspek penguasaan bola,” ujar Andre.

Penggunaan area lapangan yang cukup luas membuat pemain dituntut memahami jarak antarlini ketika Arema FC menguasai bola maupun saat kehilangan penguasaan.

Hal tersebut juga berkaitan dengan penerapan dua sistem permainan yang sedang dicoba dalam latihan.

Dengan materi tersebut, pemain diharapkan tidak hanya memahami pola secara teori, tetapi mampu menjalankan perubahan sistem secara cepat di lapangan.

Adaptasi menjadi penting karena instruksi yang diberikan dapat berbeda tergantung situasi pertandingan dan kebutuhan tim.

Bhayangkara Presisi Lampung FC Menanti

Seluruh persiapan tersebut diarahkan menuju pertandingan pekan keempat Super League 2026/2027.

Arema FC dijadwalkan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026) pekan depan.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Arema FC untuk menerapkan hasil latihan setelah jeda kompetisi. Fokus pada penguasaan bola menjadi salah satu pekerjaan utama yang ingin dibawa ke pertandingan berikutnya.

Andre menegaskan persoalan tersebut sudah menjadi perhatian sejak evaluasi setelah menghadapi Persik Kediri.

“Hal ini juga sudah dibahas oleh Coach Marcos dengan mereka setelah pertandingan melawan Persik Kediri. Kami perlu lebih banyak menguasai bola dan menahannya, jadi aspek inilah yang kami tekankan,” pungkas pelatih berusia 38 tahun itu.

Dengan dua sistem permainan yang terus diuji, Arema FC kini memiliki pekerjaan untuk memastikan seluruh pemain memahami setiap instruksi.

Kekompakan, organisasi pertahanan, serta kemampuan mempertahankan penguasaan bola menjadi tiga aspek yang terus ditekankan sebelum Arema FC kembali bertanding pada pekan keempat.

Posting Komentar untuk "Arema FC matangkan 2 sistem permainan, penguasaan bola jadi fokus jelang lawan Bhayangkara"