Satria Muda Pertamina Bandung dan Widyanta Putra Teja memutuskan berpisah setelah empat tahun bersama di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL). Widyanta menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh bagian organisasi Satria Muda.
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya karena belum bisa berkontribusi banyak di klub ini, belum bisa mempersembahkan gelar juara liga selama empat tahun, kecuali IBL All-Indonesian 2025,” kata Widyanta dalam unggahan video Instagram klubnya, Jumat.
Pebasket yang akrab disapa Widy itu juga menyampaikan salam perpisahan kepada manajemen, jajaran pelatih, rekan setim, dan seluruh bagian organisasi Satria Muda.
Widyanta bergabung dengan Satria Muda pada musim 2023 setelah sebelumnya memperkuat Aspac, Stapac, NSH, dan West Bandits.
Selama empat musim bersama Satria Muda, Widyanta menjadi bagian utama skuad klub. Dia mencatatkan 97 penampilan pada musim reguler dan 22 pertandingan playoff.
Performa terbaik Widyanta terjadi pada musim 2023. Saat itu, dia membukukan rata-rata 9,9 poin, 3,5 rebound, 3,5 assist, dan satu steal dalam 30 pertandingan musim reguler.
Kapten Satria Muda Abraham Damar Grahita turut menyampaikan apresiasi kepada Widyanta. Menurut dia, Widyanta memberikan banyak energi positif dan membantu menggandeng pemain-pemain muda selama berada di dalam tim.
Perpisahan tersebut menjadi bagian dari perubahan komposisi Satria Muda setelah berakhirnya IBL 2026. Sehari sebelumnya, IBL memberitakan klub tersebut tidak mempertahankan Rheza Butarbutar.
Posting Komentar untuk "Widyanta Putra Teja pamit dari Satria Muda: Maaf belum bisa beri gelar"